Senin, 03 Maret 2014

Kebi alias pirla

Kebi bukan sejenis makanan ringan ataupun hewan laut, melainkan singkatan dari kendari beach. Selain kata kebi, masyarakat kota kendari pada umumnya menyebutnya pirla atau pinggir laut.

Dikala senja, suara sayup azan masjid berkumandang bercampur aduk suara deru mesin dijalan sepanjang pantai. tidak hanya itu, sudah merupakan hal yang biasa disetiap sudut jalan ramai bersahut-sahutan suara musik yang pun beraneka ragam jenis. Para pedagang kaki lima sepanjang jalan membuka tenda-tenda cafe mereka.

Membahas soal kuliner, ditempat ini tidak ubahnya dengan pantai losari di Makassar, hanya saja pantai losari sudah tersentuh tangan yang lebih kreatif.
Nyaris tidak ada perbedaan mengenai jajanan yang ditawarkan dengan di pantai losari makassar. Makanan seperti pisang bakar "pisang epe" dijajakan di hampir sepanjang pantai ini, minuman penghangat tubuh seperti wedang yang oleh orang sulawesi menyebutnya sarabba ada di tempat ini.
Makanan umum lainnya seperti nasi goreng dan seafood tersaji di beberapa tenda-tenda cafe tersebut.
Hhmm... sepertinya rekomended kalau teman-teman sedang ada dikota Anoa kendari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar